SEMANGAT
SUMPAH PEMUDA
Assalamualaikum… Salam hormat
buat para pembaca sekalian. Semoga para sahabat yang telah bersedia
membaca blog saya yang sederhana ini dalam Keadaan Bersemangat dalam meraih
mimpi. Mimpi Hebat untuk mencapai Kesuksesan serta keberhasilan.
Amieenn
ya Rabbal alamin…
Catatan
saya kali ini berbeda dari catatan-catatan saya sebelumnya. Jika catatan saya
yang kemarin-kemarin, saya tulis dan saya terbitkan di Jakarta. Tapi untuk
catatan saya kali ini saya tulis di kampung, Alias di Ciamis.
Yups…
tepat pada tanggal 29 September 2012 saya resmi memundurkan diri dari
perusahaan saya bekerja (PT. Promexx Indonesia). Dan seharusnya saya terbitkan
tulisan ini pada awal Oktober lalu, Namun dikarenkan berbagai kesibukan dan
tugas Kampus, serta berharap masih
adanya yang mau membaca Blog saya yang the Power of Dream part 2 (meskipun
tidak ada yang ngasih komentar sama sekali di Blognya) jadi saya tunda untuk Catatan
saya selanjutnya, hingga akhir bulan Oktober ini.
Sedih
rasanya ketika harus menghadapi yang namanya perpisahan. Sahabat-sahabat yang
sudah saya anggap seperti saudara sendiri serta para senior dan atasan yang
sudah saya anggap Orang tua sendiri, harus saya tinggalkan. Jarang-jarang saya
bisa mendapatkan teman-teman yang begitu baik serta begitu menghargai saya
walaupun posisi saya sebagai anak pendatang (perantau). Merekalah yang membuat
saya merasa nyaman dan tenang tinggal di kota besar Semacam Jakarta. Kabar
bahwa Jakarta itu keras sama sekali
tidak saya rasakan.
Namun
kehidupan harus terus berlanjut, saya tidak boleh larut dalam kesedihan ini. Toohh saya pergi pun karena mengejar
sebuah cita-cita mulya. Demi melanjutkan kuliah saya yang sempat tertunda. Setujuu ibu-ibu…!!!!
Nahh… Berhubung
saat ini masih bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober
kemarin. Saya pun jadi tertarik untuk membahas mengenai masalah kepemudaan. Generasi
Muda adalah generasi penerus yang akan memegang tongkat estafet untuk
melanjutkan pembangunan. Maju atau tidaknya suatu Negara di masa depan bisa
dilihat dari maju atau tidaknya pemuda di negara tersebut di masa kini.
Dalam
pribahasa bahasa Arab, entah ini hadits, atau petuah ulama, karena saya sendiri
belum melihat teks nya, pribahasa tersebut mengatakan bahwa SUBANUL YAUMM, RIJALUL GHADAN… Yang
artinya bahwa pemuda disaat ini adalah pemimpin di masa depan.
Yuupz…
Benar sekali, siapa lagi yang akan melanjutkan kepemimpinan di Negara ini kalau
bukan para pemuda yang ada saat ini. Namun pemuda yang bagaimanakah yang di
butuhkan Negara di masa depan? Jawabannya adalah pemuda yang mampu Berpikir dan Berdzikir.
Generasi
inilah yang dibutuhkan terus menerus untuk membangun suatu peradaban. Mereka
bukan hanya cerdas dan memilki ilmu pengetahuan. Tetapi mereka juga beriman dan
bertakwa kepada Allah Sunhahu wa Ta’ala.
Setuju bapak-bapak.?
Beberapa
waktu kebelakang saya melihat sebuah iklan yang disampaikan oleh salah satu
ketua partai Politik di Televisi. Ia menyampaikan kurang lebihnya seperti ini,
bahwa “jaman dahulu pemuda berjuang dengan nyawa, sekarang pemuda harus
berjuang dengan Karya” “Dulu para pemuda berteriak Merdeka atau mati, sekarang
pemuda harus bisa Mandiri atau berinovasi”.
Saya
sangat kagum dan tergugah dengan kata-kata tersebut. Benar sekali, pada jaman
penjajahan dulu, mereka berjuang mati-matian dengan nyawa demi meraih
kemerdekaan, dan saat ini pemuda yang hidup di Jaman kemerdekaan harus mampu
berkarya demi memajukan bangsa. Betul
tidak Aa-Aa…???
Bukannya
mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang tidak produktiv. Nongkrong di pinggir
jalan, jalan-jalan yang menghamburkan uang, halah…
itu bukan cirri Pemuda pejuang bangsa. Boleh si boleh nongkrong, jalan-jalan
dan sejenisnya, asal dengan batasan yang wajar. Jangan sampai hal seperti itu
menjadi sebuah kebutuhan dan keharusan.
Oke,
para pembaca sekalian, sekian dulu tulisan saya pada kesempatan kali ini,, yang
udah baaca, wajib ngasih Koment nehh…
Oke,
pokoknya pemuda masa kini, berjuang tanpa henti. Muda Berkarya, tua Kaya raya,
Mati Insya Allah masuk surge..
Amieennnn………
Wasaalammm…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar