Sabtu, 24 November 2012

MOMENTUM TAHUN BARU HIJRIYAH MOMENTUM SEMANGAT PERUBAHAN



MOMENTUM TAHUN BARU HIJRIYAH
MOMENTUM SEMANGAT PERUBAHAN
Assalamualaikum…  Salam hormat  buat para pembaca sekalian. Semoga para sahabat yang telah bersedia membaca blog saya yang sederhana ini dalam Keadaan Bersemangat dalam meraih mimpi. Mimpi Hebat untuk mencapai Kesuksesan serta keberhasilan.
Amien ya Rabbal alamin…..
Alhamdulillahirabbil alamin… Para pembaca sekalian, sudah hampir dua bulan saya berada di kampung halaman saya di Ciamis. Perbedaan serta perubahan dari segi kehidupan saat di Jakarta dengan di Kampung sudah sangat terasa. Mulai dari perubahan segi Financial, Freedoom, hingga perubahan Fisik itu begitu amat terasa.
 Ketika di Ibu Kota, saya bisa mengatur keuangan saya karena adanya gajih bulanan, serta kebebasan yang begitu menyenangkan bagi ukuran seusia saya yang yang didalamnya masih mengalir jiwa darah mudaciee..ciee…!
Tetapi begitu comeback to my Village, semuanya benar-benar berubah, Keuangan yang pas-pasan, serta adanya pengawasan dari orang tua membuat ku terkadang berpikir jadi nyesel pulang ke kampung.. Apalagi fisik saya dengan cepat ikut berubah pula, hasil kerja keras saya diet dan menurunkan berat badan saya, rasanya jadi sia-sia, baru dua bulan di kampung berat badan saya naik lagi 6 Kg. Capek Deehhh…?
Tapi gak apa-apa, itulah yang namanya hidup, Pasti mesti ada perubahan disetiap waktu demi waktu guna menuju kehidupan yang lebih baik. Makanya dalam catatan saya yang kelima ini yang kebetulan masih dalam momentum Tahun baru Hijriyah saya akan membahas mengenai semangat perubahan Menuju kehidupan serta ibadah yang lebih baik lagi. Karena mungkin itulah sebagian makna dari Peringatan tahun baru Hijriyah.
Pemabaca sekalian masih ingat sejarah tentang peristiwa akan diserangnya ka’bah oleh pasukan Gajah, yang bertepatan dengan lahirnya Nabi kita Muhammad S.A W, ternyata peristiwa besar tersebut tidak dijadikan awal mula perhitungan tahun Islam.
Kemudian Diangkatnya nabi Muhammad S.A.W pada usia 40 tahun, juga tidak dijadikan ketetapan penentuan tahun Islam. Lalu kapan perhitungan tahun Islam di Mulai?
Yupz…! Benar sekali, Umat Islam Mulai menetapkan awal mula perhitungan tahun untuk umat Islam dimulai dari Hijrahnya Nabi Muhammad S.A.W bersama para sahabat Muhajirin dari kota mekkah ke kota Madinah.
Sebuah peristiwa yang memberikan makna serta pelajaran yang begitu besar kepada kita semua selaku seorang Muslim. Yupz… ! makna Hijrah yang sesungguhnya buat kita yang hidup jauh dari masa Rasul ialah Usaha serta kerja keras kita untuk melakukan Perubahan buat diri kita serta umat Guna membangun peradaban yang lebih maju.
Yang mana saat ini kita umat Muslimin meski sadar dan meski melek bahwa sesungguhnya kita telah amat jauh tertinggal dari kaum-kaum yang lain. Terutama dalam hal bidang ilmu pengetahuan.
Para pembaca sekalian tentunya pasti tahu tentang sejarah Orang yang pertama kali menginjakkan kaki di satelit bumi, yakni Bulan. Yupzz…  Sejarah mencatat pada tahun 1978 tiga orang Astronot asal Amerika serikat telah berhasil pergi ke bulan dengan meggunakan Pesawat Appolo II, ketiga astronot tersebut ialah Neil Amstrong dan Buzz Aldrin, serta satu orang lagi yang saya lupa namanya yang jelas bukan si Selamet orang Indonesia. Karena Banyak isu yang beredar di masyarakat bahwa Neil Amstrong telah berhasil mendarat di Bulan dengan Selamet, he..he..
Fakta diatas menunjukan betapa ilmu pengetahuan memegang peranan yang sangat penting Dimasa sekarang ini. Kita bisa melihat begaimana terbelakangnya kaum Muslimin dibanding kaumKaffir lainnya. Terutama oleh kaum Yahudi. Menurut data yang saya dapatkan pada tahun 2009 di dunia ini terdapat 14 juta jiwa orang yahudi. Dengan persebaran terbanyak terdapat di Wilayah Amerika dan Israel. Sedangkan populasi kaum Muslimin du dunia ini mencapai 1.500 juta jiwa. Atau sekitar 110% lebih banyak dibandingkan orang Yahudi. Dengan data ini berarti 1 dari 5 orang di dunia ini adlah Muslim. Dan untuk 1 orang Yahudi terdapat 107 orang Muslim. Lalu mengapa dengan data yang sehebat ini, yang mana kaum Muslimin jauh lebih banyak dari orang yahudi kita masih sangat terbelakang? Jawabannya adalah ilmu pengetahuan.
Kita bisa melihat sendiri bagaimana majunya kaum Yahudi di dalam ilmu pengetahuan. Tanpa kita sadari, selama ini hidup kita pun sedikit maupun banyak, bergantung dari produk-produk Yahudi. Operating System di sebagian computer kita adalah Microsoft yang dimiliki oleh seorang dermawan Yahudi, yakni Bill Gates. Jika ingin mencari data di Internet, maka kita langsung ke google atau yahoo. Yang kesemuaannya dimiliki oleh orang yahudi pula.
Atau mungkin kita lebih bangga saat makan atau nongkrong di restoran-restoran seperti McDonald’s atau  KFC dan sejenisnya, dibanding ama makan Bubur Ayam H. Sulam yang jelas kehalalalannya serta kebersihannya. He..he… Alayy….
 Disanalah pentingnya kita melakukan perubahan pola pikir serta peningkatan kualitas ibadah ke arah yang lebih baik lagi agar kita selaku umat Islam di masa kini bisa mengembalikan kejayaan yang pernah diraih umat Islam pada masa Nabi dan  ke Khilafahhan.
Akhirnya saya hanya ingin mengajak para pembaca sekalian untuk sama-sama berteriak Mengucapkan Moving On serta Takbir Allahu Akbarrr… (catatan tidak untuk yang sedang membaca di Warnet he..he…).
 Sekian dari saya, semoga bermanfaat.
Assalamualaikum Wr..Wb..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar