Selasa, 14 Agustus 2012


KARNA ALLAH TAHU APA YANG KITA PERLU
Assalamualaikum…  Salam hormat  buat para pembaca sekalian. Semoga rekan-rekan yang telah bersedia membaca blog saya yang sederhana ini selalu ada dalam rahmat dan karunia Allah S.W.T.
Dalam catatan saya yang pertama ini, saya ingin berbagi pengalaman hidup saya selama saya mencari nafkah atau penghasilan di ibu kota Negara kita. Yakni Jakarta. Yang mana disinilah saya mendapatkan banyak sekali hikmah serta pelajaran yang bisa saya petik  serta motivasi yang sangaaat luar biasa, yang belum pernah saya dapatkan sebelumnya.
Berawal ketika  saya dilanda kebingungan, mungkin bisa dikatakan setengah prustasi, ketika saya tidak bisa melanjutkan kuliah untuk masuk semester V. Dimana saat itu banyak sekali permasalahan yang datang,  mulai dari usaha atau jualan saya  yang bisa dikatakan bangkrut, malah utang yang semakin numpuk, serta adanya keputusan pemberhentian pemberian beasiswa kepada saya, pokoknya rasanya permasalahan saat itu menjadi seabrek dehh.
(owh iya, kenapa hal tersebut membuat pusing kepala saya) sekedar sedikit cerita, meskipun usia saya pada saat itu (sekitar tahun 2010) masih sekitar 20an, tapi saya sudah mencari rezeki sendiri, mencari biaya atau keperluan kuliah sendiri, pokoknya bisa dikatakan remaja Mandiri dehh… he..he..
Makanya ketika beberapa masalah tadi, secara tiba-tiba datang bersamaan, rasanya hidup jadi tak beraturan, kacau, tak tau arah, pokoknya saat itu saya benar-benar down dehh.
Dengan terpaksa saya memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliah semester V pada tahun itu (2011). Kemudian saya melihat beberapa teman-teman saya dikampung yang bekerja dan merantau kekota, mereka memiliki penghasilan yang bisa dikatakan wooww lahh pokokna mahh!!! Mereka semua adalah para pekerja Pabrik.
Kemudian saya pun tertarik untuk mengikuti jejak teman-teman saya ini. Dengan maksud siapa tahu setelah saya bekerja nanti, saya bisa melanjutkan kuliah saya. Saya mulai mencari informasi-informasi seputar lowongan Kerja yang bisa menerima saya untuk bekerja. Lamaran-lamaran telah banyak saya ajukan. Bahkan sempat waktu itu saya mengajukan lamaran ke sebuah perusahaan yang mana saya tahu bahwa perusahaan itu mengandung Unsur perdagangan yang dilarang dalam Agama saya (system Riba).
Tapi karena Allah Tahu apa yang kita perlu, dan Allah tahu yang terbaik buat kita, Alhamdulillah saya tidak diterima di perusahaan tersebut.
Dan tak lama kemudian keajaiban pun datang. Tiba-tiba ada seseorang yang mencari calon pekerja untuk ditempatkan di Jakarta. Nunung namanya, (eits.. tapi Nunung yang ini bukan Nunung yang sering main di OVJ lho..). Nunung ini belum pernah saya kenal sebelumnya. Karena kampung kita yang berbeda.
Dia menawarkan kepada saya untuk bekerja di sebuah Toko Buku. Awalnya saya kurang semangat mendengar kerjaannya hanya menjadi seorang penjaga Toko. Pasti gajihnya  yang ga seberapa.
Tapi yahh dari pada ga dapat kerjaan sama sekali, Saya coba ajukan lamaran ke Perusahaan yang ditawarkan Nunung tadi. Dan selang berapa hari, panggilan pun datang. Saya disuruh untuk datang kekantor toko buku tadi. Panggilannya pun datang secara dadakan, yang menyuruh bahwa esok hari saya harus datang kekantor yang beralamat di Cideng Jakarta Pusat. Padahal saya waktu itu masih di kampung saya Ciamis, dan masih dalam suasana Lebaran Pula Lagi.
Dengan perbekalan seadanya, dan persiapan yang  seadanya pula,  dengan niat yang ikhlas untuk mencari Rezeki Allah, serta perasaan berat karena meninggalkan ibu yang seorang diri di Rumah, akhirnya sekitar pukul 3 sore tanggal 6 September 2011, saya pun Bergegas menuju Kota Jakarta. Dan perlu pembaca tahu, waktu itu saya sama sekali belum tahu kota Jakarta. Karena terakhir kali saya ke Jakarta  tuh  kalau ga salah waktu saya kelas 2 SD.
Diperjalanan saya berharap, perjalan macet sehingga saya bisa datang agak siang di Jakarta, sehingga bisa langsung Interview ke Kantor. Tapi di luar dugaan Jalanan begitu lancar sehingga Bus pun Melaju dengan cepatnya. Padahal waktu itu masih H+7  hari raya idul Fitri.
Dan akhirnya sekitar  jam 12 malam tanggal 07 September 2011 saya tiba di terminal Grogol. Dan setelah tiba di Jakarta   Oh my God,  Indah sekali Kota Jakarta, suasana Modern benar-benar terasa disini. Gedung-gedung yang tinggi menjulang dihiasi lampu-lampu yang berwarna-warni. Pokoknya keren dehh.  (Udik banget ya…!! he..he..). Tapi perasaan itu tak berlangsung lama, saya langsung kepikiran harus dimana malam ini saya beristirahat. Tidak ada teman atau saudara yang bisa diminta Pertolongan untuk sekedar menginap. Karena disini saya gak punya saudara atau teman sama sekali yang bekerja di Jakarta. Dengan perbekalan yang pas-pasan gak mungkin saya harus sewa Hotel. Tapi  dengan cepat pikiran saya langsung tertuju pada masjid. Ya,, karena saya sebelumnya waktu dikampung saya sudah terbiasa tidur di Mesjid. Maka yang ada di pikiran saya waktu itu adalah mencari mesjid terdekatt, Guna melepas lelah selama perjalanan dari Ciamis menuju Jakarta. Dan tak lama kemudian akhirnya saya menemukan sebuah Mushala kecil dan kebetulan tidak dikunci. Alhamdulillah… satu masalah terselesaikan. Esok harinya saya langsung mencari Kantor untuk kelak saya bekerja nanti. Saya sewa tukang ojek agar bisa mencarikan kantor yang saya cari.
Tak lama kemudian saya bisa menemukan kantor yang saya cari. Dan akhirnya saya pun bisa lolos Interview. Kemudian saya ditempatkan kerja di jalan Juanda Gambir. Awalnya Saya sama sekali  tidak tahu, dimana alamat tersebut. 
Pas saya cari dan setelah menemukannya, perasaan saya langsung kaget, woowww, ISTIQLAL Broo..! lagi-lagi sifat udik saya keluar he..he.. saking senangnya bisa menemukan tempat saya bekerja, serta bertempat tidak jauh dari mesjid kebanggaan Orang Indonesia, serta mesjid terbesar di Asia tenggara (Istiqlal). Kemudian tidak jauh dari sana, Nampak pula Icon  Negara Indonesia, yaitu Monas. Keren-keren.
Kemudian saya masuk ke tempat saya bekerja, saya melihat buku-buku berjajar dengan rapinya, serta alat-alat elektronik yang di simpan dengan rapihnya. Luar biasa nehh tempat ku bekerja.  Dari lima lantai yang ada, saya bekerja di lantai paling bawah. 
Singkat cerita hari demi hari saya bekerja disana, pelajaran demi pelajaran saya dapatkan, ya,, saya jadi banyak tahu tentang elektronik, macam-macam alat tulis, system perdagangan, serta tidak ketinggalan saya bisa membaca buku dengan bebasnya. Wawasan pun semakin bertambah dari hasil saya membaca buku. Blog inipun saya buat berkat sebuah Motivasi yang saya dapatkan dari sebuah buku yang Berjudul Notes From Qatar yang disusun oleh Muhammad Assad. Terima kasih saudaraku (Muhammad Assad) .
Benar-benar pelajaran yang amat mahal harganya, coba jika saya tetap untuk  mencari pekerjaan di Pabrik, Mungkin saya tidak bisa mendapatkan pelajaran yang berharga ini. Dan Upah nya pun ga Jauh Beda lahh. 
Kuasa Allah emang luar biasa. Semua kejadian tidak ada yang kebetulan, semua sudah ditulis oleh Allah dengan begitu rapihnya.
Mungkin Banyak sekali keinginan yang tidak bisa kita dapatkan, tapi janganlah kita terlalu bersedih. Karena Allah telah menuliskan yang terbaik untuk kita, dan akan kita nikmati tepat pada waktunya. Kebahagiaan itu hadir tat kala apa yang diberikan Allah kita anggap sebagai karunia terbaik darinya.
Ilmu manusia sangat terbatas, sedangkan ilmu Allah tiada batas. Allah sangat maha tahu, sedangkan manusia hanya sok tahu. Allah lebih tahu apa yang diperlukan  oleh hamba-Nya, sedangkan kita hanya tahu apa yang kita inginkan. Padahal apa yang kita inginkan, belum tentu adalah apa yang paling kita butuhkan… Setuju…??? He..he..
Sekian cerita dari saya, yang semoga bisa memberikan inspirasi buat para pembaca, serta khususnya bagi penulis sendiri. Untuk tetap mensyukuri apa yang telah diberikan Allah pada kita. 
Wassalam...
 


1 komentar:

  1. Kepada Para Pembaca. Jangan Lupa yahh.. kasih komentarnya,,
    Setuju....???

    BalasHapus